Dewasa ini, istilah middle income trap sering kali terdengar, apalagi jika membahas soal kondisi perekonomian suatu negara. Latas, apa itu middle income trap ya Propers?

Diketahui, middle income trap adalah fenomena di mana suatu negara mengalami stagnasi. Fenomena ini membuat suatu negara tidak bisa maju ke atas karena belum kompetitif dalam bidang industri.

Apabila Propers ingin mengetahui pembahasan lebih lanjut, mari simak bersama dalam artikel ini. Di sini, Minpro akan memaparkan pengertian, penyebab, hingga cara mengatasi middle income trap. Cek di bawah ini ya!

Pengertian Middle Income Trap

Middle income trap atau jebakan pendapatan kelas menengah adalah kondisi menghilangnya kemampuan kompetisi di beberapa sektor industri. Kondisi ini ditandai dengan pendapatan menengah dan terlihat mengkhawatirkan.

Secara garis besar, jebakan pendapatan kelas menengah artinya keadaan ketika suatu negara hanya mampu mencapai tingkat pendapatannya secara menengah. Namun, negara tersebut tidak bia keluar dari tingkatan tersebut untuk menjadi negara maju.

Untuk penyebabnya sendiri karena terhambatnya pertumbuhan negara dengan pendapatan menengah dalam meningkatkan statusnya menjadi negara berpendapatan tinggi.

Penyebab Middle Income Trap

Terdapat tiga penyebab yang bisa memancing terjadinya jebakan pendapatan kelas menengah, antara lain meliputi:

1. Transformasi Ekonomi

Salah satu penyebab jebakan pendapatan kelas menengah ini karena adanya transformasi ekonomi. Umumnya, hal ini terjadi lantaran transportasi ekonomi memanglah memakan banyak biaya.

Contohnya seperti kebijakan baru atas sektor manufaktur dalam jaul-beli barang setengah jadi yang kemudian bisa diekspor. Kalau kebijakan tersebut tidak bisa berjalan secara baik. Maka akan memicu permasalahan baru.

2. Biaya Upah dan Produksi yang Kian Meningkat

Faktor selanjutnya karena adanya peningkatan biaya upah kerja dan produksi. Seperti yang kita ketahui, suatu negara dapat mengalami fenomena ini saat terjebak pada lonjakan biaya produksi.

3. Sektor Manufaktur

Penyebab ketiga adalah sektor manufaktur. Pasalnya, ini merupakan sektor negara yang dapat terjerumus dalam jebakan pendapatan kelas menengah.

Pengembangan pada sektor ini dapat menimbulkan perpecahan akibat terbentuknya berbagai jenis kelompok.

Cara Mengatasi Middle Income Trap

Tanpa membuat Propers menunggu lama, begini cara mengatasi jebakan pendapatan kelas menengah yang efektif.

1. Sumber Daya Manusia (SDM)

Cara negara menjadi maju yaitu melalui SDM. Apabila seluruh hak masyarakat terpenuhi, maka sangat berdampak baik bagi kemajuan pengetahuan, inovasi, teknologi, riset, sains, dan lainnya.

Selain itu, SDM yang berkualitas juga tidak akan membuat suatu negara terus bergantung pada kekayaan alam dan kualitas kelembagaan.

2. Pembangunan Infrastruktur

Cara mengatasi jebakan pendapatan kelas menengah berikutnya adalah melalui pembangunan infrastruktur. Akan tetapi, faktor tersebut bukan hanya ada saja, melainkan harus tepat dan berkualitas.

Sebagai catatan, pembangunan infrastruktur ini tidak boleh hanya bergantung pada negara, pihak swasta juga wajib turut andil terlibat di dalamnya.

3. Birokrasi yang Mudah dan Sederhana

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah birokrasi. Pasalnya, makin mudah dan efisiennya birokrasi, masyarakat pun kian mudah dalam melakukan berbagai kegiatan ekonomi.

4. Mulai Menjalankan Ekonomi Berbasis Digital

Cara terakhir yakni mulai menjalankan ekonomi berbasis digital. Maksudnya adalah dengan mulai melakukan investasi di sektor-sektor yang menguntungkan.

Ingin berinvestasi tetapi bingung memilih sektor apa yang tepat? Tenang saja, Propers bisa coba investasi pada sektor properti yang pasti mengalami kenaikkan harga tiap tahunnya bersama Propertree!

Dengan modal Rp100.000, Propers bisa  investasi sambil menuai imbal hasil sebesar 20% per tahun lho. Tertarik? Mari gabung dan daftar sekarang juga di sini.

Propers, kurang lebih begitulah pembahasan seputar middle income trap, mulai dari pengertian, penyebab, hingga cara mengatasinya. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan!

Baca Selengkapnya: Catat! Inilah 7 Cara Mendapatkan Passive Income di Usia Muda

Penulis: Dhea Alvionita