Detail Blog | Propertree
Blogarrow-image

4 Jenis Investasi Properti Yang Paling Menarik

artikel

4 Jenis Investasi Properti Yang Paling Menarik

admin

19 September 2020

Investasi yang sudah diminati banyak anak muda, memberikan peluan bagi investasi properti yang dulu hanya dimainkan oleh orang-orang kaya. Properti dulunya hanya diminati orang-orang kaya karena dunia investasi properti membutuhkan modal yang besar dalam satu waktu. Situasi tersebut tidak memungkinkan kalangan yang ingin memulai mencoba menjadi investor dalam sektor properti.

 

Dengan kemajuan teknologi dan digital, investasi properti telah bisa dijangkau oleh banyak kalangan. Pemanfaatan teknologi tersebut membuat permodalan investasi properti semakin murah dan terjangkau.

 

Berikut akan dijelaskan tentang jenis-jenis investasi properti yang dapat menjadi pilihan para investor.

 

1.     Properti Hunian

 

Masyarakat akan selalu membutuhkan tempat tinggal meski apapun yang terjadi pada kondisi perekonomian. Maka, pada pasar yang cenderung normal, permintaan akan hunian keluarga akan tinggi dan dapat memberikan pendapatan yang stabil.

 

Properti jenis ini menjadi properti paling diminati pasar. Kalau dalam bahasa ekonomi biasanya dikenal dengan buyer’s market.

 

Buyer’s market adalah keadaan di mana penawaran dari penjual lebih banyak daripada permintaan pembeli.

 

Keadaan tersebut merupakan momen yang sedang berpihak pada pembeli dan akan berfek pada proses likuidasi aset.

 

Peningkatan potensi likuidasi akan sangat menguntungkan para investor yang sedang berinvestasi pada properti hunian keluarga. Hal itu dikarenakan risiko terbesar dalam berinvestasi properti adalah faktor likuidasi yang sangat kecil karena harga yang semakin mahal.

 

2.     Properti Kantoran

 

Dalam dunia internasional, investasi pada properti gedung kantoran menjadi favorit orang-orang kaya. Hal tersebut disebabkan oleh kinerja properti kantor dalam menghasilkan profit paling besar diantara jenis properti lainnya, termasuk properti hunian.

 

Berinvestasi pada bisnis properti kantor semakin menarik lagi karena biasanya perkantoran berada pada lokasi yang strategis yaitu berada di pusat bisnis. Keberadaan yang strategis tersebut mendorong jenis properti ini jadi sangat menguntungkan.

 

Karena seiring berkembangya suatu bisnis yang menempati properti kantor, kebutuhan akan ruang yang lebih luas akan semakin tinggi.

 

Akan tetapi, jika kondisi perekonomian sedang dalam keadaan yang tidak stabil, berinvestasi pada properti kantor cukup berisiko.

 

3.     Properti Bisnis

 

Yang dimaksud properti bisnis adalah pusat perbelanjaan seperti mall dan ruko (rumah toko) yang berlokasi strategis.

 

Besarnya peluang dalam bisnis perdagangan ritel juga mempengaruhi peluang berinvestasi pada hal yang menunjang ekosistem tersebut, termasuk propertinya.

 

Apalagi di negara yang sedang berkembang seperti Indonesia, pasar ritel menunjukkan kinerja terbaiknya, apalagi saat pertumbuhan penjualannya sedang tinggi.

 

Berinvestasi pada properti bisnis juga lebih terukur risiko pengembaliannya dibandingkan dengan properti kantor maupun properti hunian.

 

Ini dipengaruhi oleh budaya pemanfaatan propertinya yang cenderung panjang dan lebih lama digunakan dibandingkan dengan perkantoran.

 

4.     Properti Pabrik

 

Properti jenis ini biasanya digunakan pada fungsi pabrikasi dan manufaktur. Berinvestasi pada properti pabrik biasanya tergolong jenis low risk low return.

 

Hal ini dikarenakan penggunaannya yang tidak terlalu dibutuhkan dibandingkan jenis properti lain.

 

Tapi bukan berarti jenis properti ini tidak bagus sebagai objek investasi. Karena dalam melakukan investasi, diiringi oleh analisis-analisis tertentu sesuai dengan jenis investasinya.

 

Jika tertarik berinvestasi pada properti pabrik, jangan lupa memperhatikan beberapa aspek yang berpengaruh seperti lokasi properti yang strategis dengan jalur transportasi seperti rel kereta maupun dermaga laut, luasnya ruang untuk menyimpan barang, ketinggian langit-langit, dan faktor-faktor lainnya sesuai dengan fungsi properti tersebut.

 

Jenis-jenis properti di atas adalah peluang para investor yang ingin memiliki portfolio investasi properti. Banyak sekali jalan pendapatan yang bisa diraih dalam investasi tersebut, seperti biaya sewa, capital gain, dan lainnya.

 

Kamu bisa memperhitungkan biaya dan faktor-faktor lainnya sebelum melakukan investasi yang sesuai dengan profil investasimu.

 

Tapi, jika berinvestasi properti dengan cara langsung membeli asetnya dapat memberatkan keadaan keuanganmu, ad acara lain yang dapat memudahkan dan menguntungkan.

 

Caranya adalah dengan model investasi urun dana pada proyek properti. Jadi, setiap investor memiliki beberapa persen kepemilikan pada suatu proyek properti dan akan mendapatkan hasil investasinya jika proyek properti tersebut sudah selesai.

 

Cara ini akan lebih mudah dan lebih menguntungkan karena dapat dijangkau dengan modal yang minim dengan hasil yang maksimal. Risikonya juga sangat terukur karena aset yang diinvestasikan menjadi penjamin modal yang telah kita investasikan.

 

Propertree.id merupakan platform urun dana proyek properti yang bisa menjadi pilihan terbaik kamu untuk berinvestasi.

 

Kenapa terbaik?

 

Karena, berinvestasi di Propertree.id dimulai dengan modal yang minim dan sangat terjangkau. Kamu hanya mempersiapkan modal minimal Rp 100.000 untuk berinvestasi apda proyek properti.

 

Dengan modal minim tersebut, kamu sudah berpeluang mendapatkan imbal hasil hingga 20% per tahun. Dengan imbal hasil di atas laju inflasi tahunan, dana kamu sudah bertumbuh sangat cepat dan bisa dimanfaatkan sesuai dengan tujuan keuanganmu.

 

Ayo mulai berinvestasi

 

 

#investasi #investasiproperti #properti
fbfbfbfb

Artikel Terkait